Jelang Pelantikan Penjabat Gubernur Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua, sejumlah nama disebut sebagai kandidat kuat. Diketahui, pelantikan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan direncanakan pada 10 atau 11 November mendatang.
Dipastikan Anggota DPR RI Dapil Papua, Yan Mandenas, bahwa para penjabat nantinya dilantik Mendagri Tito Karnavian. Lantas, menjawab sosok pejabat yang dilantik nantinya, Mandenas mendorong adanya representasi dari Papua.
“Sosok Pj Gubernur DOB Papua itu harus representasi Papua yang bisa terlibat untuk mempersiapkan provinsi baru itu,” terang Yan Mandenas kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (5/11/2022) via telepon. Bagi siapapun yang nantinya dilantik, Mandenas mendorong agar provinsi baru yang dibentuk itu ke depannya bisa dipersiapkan sebaik mungkin.
“Dalam hal ini perihal organisasi perangkat daerah (OPD), penyelenggara Pemilu hingga stakeholder lainnya.” “Dengan demikian, ke depannya, provinsi baru ini bisa melakukan penyesuaian dan persiapan menuju Pemilu 2024 dan segera masuk pemimpin definitif, baik di legislatif maupun eksekutif,” terangnya.
Diketahui, sejauh ini, dari tiga provinsi baru di Papua, ada dua nama yang erat dikaitkan sebagai Pj Gubernur DOB. Adalah Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Setwapres, Velix Vernando Wanggai, dan Rektor Universitas Cenderawasih Papua, Apolo Safanpo.
“Nama-nama itu yang representatif saat ini. Muncul juga nama Kepala Kejati Papua (Nikolaus Kondomo), serta nama figur Papua lainnya,” ungkap Mandenas. Meskipun mengonfirmasi nama-nama yang muncul sebagai kandidat, Mandenas memastikan bahwa mekanisme penunjukkan nantinya berdasarkan penilaian dari tim yang dibentuk presiden langsung. (*)

