Papua Barat, nusaraya.online– Gerakan anak muda yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif (PMI) bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) mempersiapkan penanaman jagung di Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Jagung ini, akan ditanam di lahan seluas 250 hektar.
Koordinator PMI Kabupaten Fakfak Abdul Wahab mengatakan, lahan jagung yag akan dipakai telah disediakan oleh Pemkab Fakfak.
Hal itu disepakati setelah Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Gde Made Kartikajaya dan PMI, melakukan pertemuan dengan Bupati Fakfak, Untung Tamsil dan Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan orang tua kami dari BIN, Kepala BIN Pak Budi Gunawan, Deputi IV BIN Pak Gde Made Kartikajaya, yang sampai hari ini berjuang siang malam mendukung kami dari nol sampai jadi,” kata Awi sapaan Abdul Wahab, Selasa (27/9).
Nantinya, kata Awi, pengelolaan jagung akan melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat dan investor, yaitu PT Nuansa Lestarsi Sejahtera (NLS), yang merupakan mitra PMI Papua Barat dalam menyukseskan program pertanian di Distrik Kebar Timur, Kabupaten Tambrauw.
Awi mengungkapkan, penanaman jagung ini sebagai salah satu bukti dari totalitas BIN dan PMI dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua dan Papua Barat. Juga sejalan dengan Instruksi Presiden 9/2020, tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.
Sementara itu, Bupati Fakfak Untung Tamsil mengatakan, pihaknya sangat mendukung PMI dan BIN dalam menanam jagung di wilayahnya. Ke depan, bakal ada pengembangan potensi di sektor perikanan, pertanian, peternakan dan sektor lainnya.
Sumber: nusantara.rmol.id

