Pemerintah memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan potensi lokal. Penegasan ini disampaikan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat meninjau Pelatihan Pemintalan Pelepah Pisang di Balai Desa Bojongnangka, Pemalang, Senin (17/11).
Agus Jabo menjelaskan pelatihan yang digelar bersama Hangesti Handycraft dilakukan selama tiga hari sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat agar tidak terus bergantung pada bantuan sosial.
Pelatihan tersebut menghasilkan tali pelepah pisang yang digunakan sebagai bahan baku keranjang ramah lingkungan untuk pasar ekspor, termasuk ke Amerika Serikat.
Ia menegaskan pemberdayaan merupakan strategi nasional sesuai arahan Presiden Prabowo untuk mencapai target kemiskinan ekstrem 0 persen pada 2026 dan kemiskinan nasional di bawah 5 persen pada 2029.
Kemensos juga menargetkan 350 ribu KPM PKH tergraduasi pada 2026. Selanjutnya model pemberdayaan serupa akan diperluas ke kawasan prioritas berdasarkan Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional (DTSEN).
Pelatihan ini diikuti 100 peserta KPM, dengan Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati menyebut permintaan pasar terhadap tali pelepah pisang mencapai hingga 10 ton per hari, membuka peluang ekonomi besar bagi KPM.

