Tokoh Adat Papua Tegaskan Lawan Provokasi, Tolak Peringatan 1 Juli

by Isabella Citra Maheswari

Tokoh adat Papua, Yanto Eluay, menegaskan penolakannya terhadap penetapan 1 Juli sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM).

Dia menyebut peringatan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai budaya masyarakat Papua yang menjunjung tinggi perdamaian dan persaudaraan.

“Sebagai tokoh adat Papua, saya menyampaikan sikap tegas bahwa kami menolak 1 Juli dijadikan sebagai HUT TPN-OPM. Tanggal tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat adat yang mencintai damai dan persaudaraan,” ujar Yanto Eluay di Jayapura, Jumat, 27 Juni 2025.

Yanto menyatakan, masyarakat Papua lebih menginginkan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera, jauh dari konflik dan kekerasan.

“Kami tidak ingin anak cucu kami terus hidup dalam bayang-bayang konflik. Kami ingin membangun Tanah Papua melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan, bukan dengan senjata dan kekerasan,” tambahnya.

Artikel Terkait

Leave a Comment