Pemerintah Tumpas KSTP

Tindakan Tegas Pemerintah Diperlukan dalam Menumpas KSTP 

by Laura Felicia Azzahra
Pemerintah Tumpas KSTP

Aksi kekerasan di Papua masih menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia. Terbaru, telah terjadi pembakaran terhadap Pesawat Susi Air di lapangan terbang Distrik Nduga, Kabupaten Nduga, pada 7 Februari 2023. Kejadian tersebut dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Egianus Kogoya. Pasca pembakaran, Pilot Susi Air disebut disandera oleh gerombolan tersebut di suatu tempat. Kelompok Egianus Kogoya juga melakukan ancaman terhadap pekerja bangunan dan masyarakat Paro hingga harus dievakuasi aparat TNI-Polri menggunakan helikopter.

Padahal, pemerintah hingga saat ini terus melakukan berbagai kajian dalam rangka pemberantasan kelompok separatis di Papua. Namun nampaknya hingga kini pemerintah masih kesulitan menangani keberadaan Kelompok Separatis dan Teroris Papua (KSTP). Hal tersebut terbukti dari berbagai kasus penyerangan yang terjadi selama tahun 2022. Hingga kini, sejak tahun 2022, terdapat 53 korban jiwa yang berasal dari sipil maupun aparat TNI-Polri. Tak hanya di wilayah Puncak saja, namun kekejaman kelompok separatis juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti di sekitar Pegunungan tengah dan Pegunungan Bintang.

Bila di ingat kembali, pada 13 September 2021, KSTP pernah menyerang petugas medis di Puskesmas distrik Kwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dari serangan tersebut, perawat yang terjebak disiksa, diperkosa, dibunuh, dan dilemparkan ke jurang. Enam bulan kemudian, terjadi lagi serangan KSTP terhadap pekerja tower Palapa Timur Telematika (PTT) dan mengakibatkan sebanyak 8 pekerja tewas ditembak di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Keberadaan TNI dan Polri di wilayah Papua nampaknya sudah bukan lagi menjadi cara yang efektif dalam penanganan kasus tersebut. Pemerintah perlu melibatkan penggunaan alutsista yang canggih dan modern, seperti drone, jet  tempur, maupun mortir yang dapat mencapai wilayah atau markas keberadaan KSTP. 

Artikel Terkait

Leave a Comment