Vaksinasi booster untuk masyarakat umum di Indonesia per hari ini, Senin (1/8/2022), dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencapai 56.124.804 atau 26,95% dari total sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720.
Vaksinasi COVID-19
-
-
Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban memastikan Indonesia belum sampai pada puncak gelombang kasus yang disebabkan oleh mutasi SARS-CoV-2 Omicron.
-
Saat ini pemerintah mulai melakukan pelonggaran terhadap persyaratan perjalanan dalam negeri maupun luar negeri dengan menghapuskan persyaratan PCR dan antigen dengan ketentuan yang berlaku.
-
Pemerintah kembali menerapkan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster sebagai syarat perjalanan dan mobilitas masyarakat. Kebijakan tersebut merupakan upaya mengantisipasi kembali melonjaknya kasus Covid-19.
-
Jakarta, Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut B. Pandjaitan menyampaikan bahwa pemberlakuan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat baru akan diterapkan paling lama dua minggu lagi. Hal ini didasarkan pada hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Kebijakan baru ini akan diatur melalui peraturan Satgas dan peraturan turunan lainnya.
-
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut puncak kasus Covid-19 varian BA.4 dan BA.5 diprediksi terjadi pada minggu kedua atau ketiga Juli ini. Adapun…
-
Jakarta – Satgas COVID-19 mengungkapkan kenaikan kasus virus Corona selama tiga pekan terakhir. Satgas pun mewaspadai kenaikan kasus ini. “Menjadi perhatian bahwa terdapat…
-
Psikolog yang juga Ketua Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi yang karib disapa Kak Seto mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak 6-11 tahun itu perlu agar mereka mendapatkan perlindungan bila terpapar virus SARS-CoV-2.
-
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menyebut masyarakat Indonesia bisa melepas masker sepenuhnya. Namun pemerintah perlu membangun kemampuan literasi masyarakat soal protokol kesehatan.
-
Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Muzal Kadim menegaskan hepatitis akut berat yang terjadi pada anak tidak ada kaitan dengan vaksinasi Covid-19.
