Ratusan personel polisi bakal diterjunkan mengamankan jalannya Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Kabupaten Jayapura, pada 24 hingga 30 Oktober 2022. Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W A Maclarimboen mengatakan, pihaknya masih menunggu konfirmasi panitia soal lokasi kegiatan KMAN.
“Sebanyak 450 personil. Estimasinya di angka 500-700, karena besar kecilnya kekuatan pasukan dari berapa banyak titik dan lokasi KMAN,” katanya kepada awak media di Sentani, Jumat (7/10/2022). “Dua per tiga kekuatan itu jika kurang kami meminta Polda Papua membackup pasukan.”
Kapolres berharab KMAN nantinya berjalan sukses dan aman, sebagaimana PON XX Papua 2021. “Di bulan yang sama pada tahun ini, ada hajatan yang cukup besar yaitu KMAN VI, ini perlu kerja sama semua pihak,” katanya.
Dia mengajak lintas komunitas dan semua elemen masyarakat juga terlibat dalam merawat dan menjaga lingkungan untuk menciptakan Kamtibmas jelang KMAN VI. Demi terciptanya Kamtibmas, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kesbangpol Kabupaten Jayapura, Komunitas Sopan untuk melaksanakan kegiatan lainnya baik diskusi dan pagelaran kesenian. Adapun fakta integritas kerukunan tinggal dijajaki, sehingga fakta itu tidak hanya di atas kertas namun dirasakan dan terlaksana di Kabupaten Jayapura.
Diketahui, KMAN VI akan berlangsung di Kabupaten dan Kota Jayapura. Diperkiran ribuan orang akan mengikuti kongres yang diselenggerakan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) itu. Pembukaan kongres digelar di Stadion Barnabas Youwe pada 24 Oktober 2022, yang dibarengi dengan pembukaan Festival Danau Sentani VI dan HUT ke-9 Kebangkitan Masyarakat Adat. (*)

