Program MBG Dorong Perputaran Ekonomi Daerah

by Isabella Citra Maheswari

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya fokus pada pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga berdampak besar pada ekonomi lokal.

“Kemudian selain fokus dalam pemenuhan Gizi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mampu memberikan efek domino terhadap masyarakat. Khususnya perputaran ekonomi lokal,” ucap Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional, Redy Hendra Gunawan dalam jumpa pers resmi di Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) di Jakarta, Minggu (22/6/2025).

Redy menyebut UMKM, koperasi, petani, peternak, hingga pengusaha kecil ikut terdorong dengan hadirnya MBG. Banyak pelaku usaha daerah kini mendapat pasar tetap dari dapur layanan gizi.

Di Boyolali, pabrik tempe rumahan kini menjadi pemasok resmi dapur layanan gizi. Produksinya meningkat tajam sejak terlibat dalam program MBG.

Hal serupa terjadi di Solo dan Karanganyar, Jawa Tengah. Para petani di sana mengalami peningkatan produksi berkat permintaan bahan pangan.

Di beberapa wilayah Jawa Barat, produksi petani naik hingga tujuh kali lipat. Kebutuhan dapur MBG menjadi peluang ekonomi baru di desa-desa.

Redy menekankan Program MBG tidak hanya berdampak pada penerima manfaat. Program ini juga menguatkan kelembagaan ekonomi lokal di banyak daerah.

Artikel Terkait

Leave a Comment