Presiden Prabowo Perluas Sekolah Rakyat Akses Pendidikan Merata

by Isabella Citra Maheswari

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Targetnya, dalam lima tahun ke depan akan berdiri 500 sekolah rakyat di berbagai wilayah, khususnya di kantong-kantong masyarakat ekonomi lemah.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/9/2025). Kepala Negara menekankan bahwa sekolah rakyat akan dibangun secara bertahap, dengan pola 100 sekolah baru setiap tahun. “Kalau istilah statistik, desil 1 dan 2. Tapi saya juga merencanakan untuk desil 2, 3, 4, dan 5. Semua anak-anak kita harus mendapat pendidikan dengan fasilitas bagus. Kita tidak boleh tertinggal dari bangsa lain. Itu cita-cita kita, insyaallah kita akan sampai ke situ,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menilai sekolah rakyat memiliki fungsi strategis, bukan hanya sebagai sarana pendidikan, tetapi juga sebagai intervensi sosial yang mampu membangkitkan kepercayaan diri anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Anak-anak yang tadinya merasa rendah diri karena orang tuanya susah hidupnya, kita tarik keluar, kita beri lingkungan terbaik supaya mereka percaya diri dan mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.

Dalam peninjauan, Presiden juga mengapresiasi fasilitas SRMA Margaguna yang dinilai sudah memenuhi standar baik. Keberadaan asrama siswa dan sarana penunjang lainnya menjadi contoh nyata upaya peningkatan kualitas pendidikan. “Ini kampus yang sangat baik. Untuk ukuran sekolah di Indonesia, sudah sangat baik,” ungkap Kepala Negara.

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam pemerataan pendidikan. Dengan menyasar lapisan masyarakat menengah bawah, pemerintah berharap tidak ada anak Indonesia yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

Kebijakan ini sekaligus mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, dengan memastikan setiap anak mendapat kesempatan pendidikan yang layak, inklusif, dan berdaya saing global.

Artikel Terkait

Leave a Comment