Hampir 7 bulan memimpin pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto terus mendapat kepercayaan publik yang tinggi. Survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia (IPI) menunjukkan, tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden tembus di angka 82,7 persen.
Survei dilakukan pada 17-20 Mei 2025 dengan melibatkan 1.286 responden di seluruh Indonesia. Responden diwawancara langsung melalui sambungan telepon. Metode sampel menggunakan double sampling dengan menghasilkan margin of error plus minus 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 93 persen.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Presiden dan TNI menempati posisi teratas sebagai lembaga negara yang paling dipercaya publik. Tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden mencapai 82,7 persen. Sedangkan TNI 85,7 persen.
“Trust terhadap TNI dan Presiden masih menempati peringkat tertinggi,” kata Burhanuddin merilis temuan survei nasional bertemakan ‘Tingkat Kepercayaan Publik atas Kinerja Lembaga-lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi’ yang digelar secara daring, Selasa (27/5/2025).
Survei Indikator atas persentase yang didapat Presiden mencakup empat kategori. Jumlah responden yang sangat percaya dengan kinerja Presiden sebanyak 17,3 persen, cukup percaya 65,4 persen, tidak percaya 13,8 persen, tidak percaya sama sekali cuma 1 persen. Sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab 3,9 persen.
“Ini public trust, bukan approval. Artinya, ini trust terhadap institusi-institusi, bukan kinerja orang per orang,” ungkap Burhanuddin.
Ia kemudian menjelaskan survei yang dilakukan lembaganya hanya merekam persepsi publik terhadap kepercayaan kepada lembaga negara. Hasil survei tidak mencerminkan kepuasan publik atas kinerja lembaga tersebut.
“Pada titik ini, dua lembaga, yaitu tentara dan kepresidenan, paling tinggi. Sementara peringkat ketiga itu Kejaksaan Agung total ada 76 persen warga yang percaya terhadap Kejaksaan Agung,” sambung Burhanuddin.
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik yang berada di urutan paling bawah. Kepercayaan publik kepada partai politik hanya berkisar di angka 65,6 persen.
“Sangat percaya 7,4 persen, cukup percaya 58,2 persen, tidak percaya 22,5 persen, tidak percaya sama sekali 3,5 persen, tidak tahu atau tidak jawab 8,4 persen,” sebut Burhanuddin.
Dalam survei Indikator sebelumnya, tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo mencapai 79 persen. Survei ini dilakukan pada periode 16-21 Januari 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Dalam survei tersebut, responden diminta menilai kinerja Presiden Prabowo dalam berbagai bidang. Mulai dari pengelolaan ekonomi, politik, keamanan, penegakan hukum, hingga pemberantasan korupsi. Hasilnya, tingkat kepuasan publik atau approval rating terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 79,3 persen.
Angka tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari Gen Z hingga disumbang oleh pendukung lawan politiknya pada Pilpres 2024. Rinciannya, 13,5 persen responden menyatakan sangat puas dan 65,8 persen mengaku cukup puas.

