Papua, nusarayaonline.id – Polri menyatakan kesiapan untuk mengamankan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di empat provinsi baru Papua. Keempat provinsi tersebut, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan guna melakukan pengaman Pemilu 2024 di empat provinsi baru. Namun, dia masih enggan memerinci soal pengamanan seperti apa yang akan dilakukan di empat provinsi baru tersebut.
Brambaken: Harga Untuk Laptop yang Tidak Terjual Mungkin Mengejutkan Anda
“Sudah dipersiapkan (pengamanan),” kata Dedi saat dihubungi, Minggu, 1 Januari 2023.
Dedi mengatakan Mabes Polri juga sudah menyiapkan sejumlah personel guna cadangan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut selama pemilu.
“Apabila perlu back up dari Mabes pun akan dipersiapkan maksimal agar situasi kamtibmas berjalan aman dan damai,” ujar Dedi.
Dalam kesempatan yang berbeda, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya akan melakukan Operasi Mantap Brata dan Operasi Mantap Praja guna pengaman Pemilu dan Pilkada 2024.
“Kita akan menggelar Operasi Mantap Brata dan Mantap Praja dalam rangka pengamanan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024,” Kata Listyo pada Rilis Akhir Tahun (RAT) Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri pada Sabtu, 31 Desember 2022.
Listyo mengatakan Pemilu dan Pilkada 2024 memiliki berbagai macam potensi kerawanan. Hal tersebut disebabkan luasnya wilayah di Indonesia serta kondisi geografis yang beragam.
Listyo mengatakan kontestasi politik merupakan titik persimpangan anatara kemajuan dan kemunduran bangsa. Jika berhasil menyelenggarakan kontestasi politik tersebut, salah satu dampaknya ialah pembangunan nasional dapat terus dilanjutkan.
Namun, lanjut dia, jika gagal dalam penyelenggaran kontestasi politik tersebut, akan muncul polarisasi dan segregasi pada masyarakat.
Listyo berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada Pemilu dan Pilkada 2024.
“Mengingatkan bahwa yang namanya stabilitas kamtibmas, yang namanya stabilitas politik persatuan kesatuan itu di atas segalanya,” sebut Listyo.
sumber : msn.com

