Beredarnya postingan surat imbauan yang mengatasnamakan Polda Papua melalui pesan WhatsApp dan media sosial terkait aksi unjuk rasa besar-besaran selama seminggu membuat resah masyarakat di Kota Jayapura.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menegaskan, surat himbauan tersebut adalah hoaks. Hal ini dikarenakan Polda Papua tidak pernah mengeluarkan surat imbauan tersebut. “Kami tidak pernah mengeluarkan surat himbauan, yang bertuliskan akan dilakukan aksi demo besar-besaran selama 1 minggu di Kota Jayapura pada Jumat 13 Januari 2023 itu tidak benar atau hoaks,” kata Benny, Jumat 13 Januari 2023.
Menurutnya, surat imbauan itu sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat sehingga membuat masyarakat menjadi panik. Ia pun meminta masyarakat agar tetap tenang dan menjalan aktivitas seperti biasa.
Situasi Kota Jayapura Aman dan Kondusif
Benny memastikan situasi di Papua khususnya Kota Jayapura aman dan kondusif, aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa tanpa ada gangguan. “Kami dari aparat keamanan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjamin keselamatan setiap warga negara, untuk itu tetap tenang dan jangan terprovokasi,” ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat agar jangan mudah percaya dengan informasi atau postingan yang disebarkan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab di media sosial.
“Kami minta jika ada hal seperti ini, baik informasi atau postingan yang tidak benar harap untuk segera melaporkan di pos atau kantor Polisi terdekat agar segera diambil langkah hukum,” pesan Benny.
Diketahui, imbauan yang mengatasnamakan Polda Papua beredar pasca penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. **

