
Manokwari – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw menyebutkan akan mengkonsepkan rencana pembangunan Situs Katolik di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara syukuran perayaan ke-129 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang dipusatkan di Pulau Bonyom, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, dikutip Tribun-Papua.com Rabu (24/5/2023).
“Kita bersepakat, kita memiliki kerinduan untuk setiap tahun dapat melihat napak tilas atau jejak sejarah masuknya Katolik di Kampung Sekru dan Pulau Bonyom Fakfak Papua Barat,” ujarnya.
Paulus mengemukakan perjalanan Pastor Le Cocq dalam membawa Misi Katolik di Kabupaten Fakfak Papua Barat, hingga menyebar ke seluruh Tanah Papua merupakan suatu niat baik dan tulus untuk mengenalkan agama kepada orang Papua.
“Saya berharap momen perayaan 129 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua ini bisa menjadi suatu lecutan untuk kita bagaimana berpikir bersama dengan para Uskup dan bupati untuk mengembangkan ini,” ujarnya.
Pada prinsipnya, Paulus menegaskan Pemprov Papua Barat yang tersisa 7 kabupaten pasca DOB, perlu untuk duduk bersama apa yang perlu dikerjakan dan diprioritaskan.
“Saya pikir dengan kebersamaan dan kerjasama, mulai dari Fakfak yang sudah terkenal akan toleransinya maka ini sangat luar biasa dan perlu dijaga atau dirawat dan tingkatkan terus iman percaya dari kita masing-masing,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Paulus menyebutkan siap melayani masyarakat kapan saja asalkan yang terpenting adanya keterbukaan.
“Kalau ada masalah tanah adat yang belum terselesaikan, maka duduk sama-sama dan selesaikan bersama serta terus menerus saling didiskusikan,” tutupnya.
