nusarayaonline.id –Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad meminta seluruh pelaku usaha untuk bisa berkontribusi ke dunia pendidikan di Papua Barat Daya.
Pasalnya, provinsi yang baru berumur sebulan di Negara Republik Indonesia itu butuh banyak dukun dari sektor lain.
“Kami harap meskipun baru lahir, setiap pembangunan di sektor pendidikan harus ditopang oleh dunia usaha,” ujar Musa’ad, kepada awak media, Kamis (12/1/2023).
Musa’ad menjelaskan, membangun dunia pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat dan daerah.
“Memberikan pelayanan kepada masyarakat (pendidikan) butuh sinergitas tiga pilar yakni pemerintah, swasta dan kelompok masyarakat,” tuturnya.
Olehnya itu, butuh banyak sinergitas antar pemerintah, swasta dan masyarakat dalam setiap pembangunan di daerah.
“Jangan sampai tiga pilar itu jalan sendiri akhirnya nanti hasilnya pembangunan kepada masyarakat tidak maksimal,” jelas Musa’ad.
“Saya sudah sampaikan sektor pendidikan dan kesehatan butuh sinergitas semua pihak termasuk swasta.”
“Kita harus sama-sama bersinergi dalam membangun dunia kesehatan serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (*)
sumber : papuabarat.tribunnews.com

