Kunjungan Ketua MPR China Wang Huning ke Istana Merdeka menandai fase baru hubungan diplomatik Indonesia–China. Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto membahas penguatan hubungan bilateral yang selama ini terjalin erat.
Meskipun tidak ada penandatanganan dokumen baru, kedua negara menegaskan kembali komitmen kemitraan strategis. Arrmanatha menekankan bahwa fokus pembahasan adalah pada kontinuitas kerja sama serta memperluas ruang kolaborasi di masa depan.
Agenda Wang Huning tidak berhenti di Istana. Ia juga akan mengunjungi parlemen di Senayan dan bertemu pimpinan MPR, DPR, dan DPD. Diskusi meliputi penguatan hubungan antarlembaga legislatif, ekonomi, sosial budaya, hingga koordinasi isu kawasan dan global. Kunjungan ini menunjukkan tekad kedua negara untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan dalam jangka panjang.

