Penolakan Revisi UU TNI: Waspada Ditunggangi Kepentingan Asing

by Isabella Citra Maheswari

Aliansi Masyarakat Lebak (AML) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Lebak, Jumat (28/3/2025). 

Dalam aksinya, mereka mendukung Revisi Undang-undang (RUU) TNI nomor 34 tahun 2025 yang disahkan DPR RI. 

Koordinator aksi Ade Irawan mengatakan, bahwa aksi yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk dukungan terhadap UU TNI. 

“Alangkah naifnya apabila ada kelompok yang tidak mendukung TNI untuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia,” katanya saat ditemui di lokasi. 

“Kalau TNI kita lemah, maka akan dilemahkan oleh oknum tertentu, sehingga tunggu kehancuran Republik Indonesia ini,” sambungannya. 

Dia mengungkapkan, beberapa kelompok yang menolak terhadap RUU TNI dikategorikan sebagai kelompok yang terusik. 

Berita Terkait

Bahkan, dia juga menyinggung terkait aksi penolakan mahasiswa terkait RUU TNI yang ditunggangi oleh kelompok tertentu. 

“Ade-Ade mahasiswa yang menggaungkan penolakan pengesahan Revisi RUU TNI, saya rasa ini ditunggangi oleh kelompok yang ketakutan TNI kita kokoh dan takut kalau negara Republik Indonesia maju,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, bahwa AML sepenuhnya All Out mendukung tentang pengesahan RUU TNI. 

“Karena ini langkah yang kongkrit, langkah nyata untuk perubahan indonesa emas dan sejahtera,” katanya. 

“Kita berdoa dan berharap ke Pak Presiden, untuk terus menguatkan TNI kita agar TNI kita bisa terus mengayomi masyarakat,” sambungnya. 

Dia menilai, peran TNI sangat vital terhadap suatu negara. 

“Peran TNI di setiap negara di dunia sangat vital, dan kami sampaikan kepada kelompok yang takut TNI kuat dan TNI kokoh anda salah sebesar-besarnya, karena anda hanya takut lahan isi perut anda terganggu,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Leave a Comment