Bulan Agustus ini publik telah dikejutkan dengan seruan pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece. Fenomena ini langsung memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.
Ada yang menilai pengibaran bendera One Piece hanyalah bentuk ekspresi dan kreativitas penggemar anime. Namun, tak sedikit pula yang menganggap aksi tersebut dapat mengganggu sakralitas perayaan kemerdekaan.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara menanggapi hal tersebut. Menurutnya, seruan pengibaran bendera One Piece tidak bisa dianggap sepele. Ia menilai gerakan itu berpotensi menjadi upaya sistematis untuk memecah persatuan bangsa.
Dasco mengungkapkan, informasi yang diperoleh dari lembaga intelijen mengindikasikan adanya pihak-pihak tertentu yang memang mencoba memanfaatkan momen kemerdekaan untuk menciptakan perpecahan di tengah masyarakat.
Karena itu, ia mengimbau seluruh anak bangsa agar tidak terprovokasi dan tetap menjunjung tinggi persatuan nasional. “Kita harus melawan segala bentuk seruan yang dapat memicu disintegrasi. Jangan sampai kemerdekaan yang kita rayakan justru dimanfaatkan untuk melemahkan bangsa,” tegasnya.
Bendera One Piece sejatinya adalah Jolly Roger, lambang bajak laut topi jerami dalam cerita manga dan anime. Namun, ketika dikibarkan bersamaan atau bahkan disejajarkan dengan Sang Saka Merah Putih, hal ini dapat menimbulkan penafsiran yang salah serta mencederai nilai nasionalisme.
Tentu saja, perbedaan pendapat di alam demokrasi adalah hal wajar. Akan tetapi, persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap diutamakan. Apalagi, jika suatu tindakan berpotensi memicu konflik sosial berkepanjangan.
Perayaan HUT Kemerdekaan RI adalah momentum untuk mengenang jasa para pahlawan. Cara terbaik menghormati mereka adalah dengan mengibarkan Merah Putih sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Dasco menegaskan, masyarakat tidak boleh lengah terhadap upaya-upaya yang dapat menggoyahkan persatuan nasional. Bahkan, ia meminta agar gerakan semacam itu dilawan bersama-sama.
Artinya, setiap warga negara tidak perlu ragu untuk berdiri teguh menjaga persatuan. Karena pada akhirnya, ancaman pengibaran bendera bajak laut ini bukan sekadar persoalan ekspresi, melainkan juga dapat menjadi ancaman serius bagi keutuhan bangsa Indonesia.

