Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bantuan sebesar Rp40 juta kepada masyarakat. Unggahan tersebut menampilkan video dengan narasi seolah-olah disampaikan langsung oleh Presiden.
Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Dilansir dari Kompas.com, pada akun resmi Facebook milik Presiden Prabowo Subianto tidak ditemukan unggahan apa pun yang berisi informasi mengenai pemberian bantuan Rp40 juta.
Selain itu, hasil pemeriksaan terhadap video tersebut menunjukkan adanya kejanggalan. Bagian tubuh Presiden Prabowo tampak kaku dan tidak bergerak secara alami, yang mengindikasikan bahwa konten itu merupakan hasil manipulasi digital.
Pengecekan menggunakan tool Hive Moderation juga memperkuat dugaan tersebut, dengan hasil analisis menunjukkan bahwa video itu dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) dengan tingkat probabilitas mencapai 99,8 persen.
Lebih lanjut, hasil pencarian gambar balik (reverse image search) menemukan bahwa potongan video itu mirip dengan tayangan di laman Kompas.com berjudul “Prabowo: Negara Rugi Rp100 Triliun per Tahun Akibat Beras Oplosan.”Video aslinya diambil saat Presiden Prabowo menyampaikan pidato dalam peluncuran Koperasi Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada 21 Juli 2025.
Dengan demikian, informasi bantuan Rp40 juta dari Presiden Prabowo Subianto adalah hoaks yang disebarkan melalui video hasil manipulasi kecerdasan buatan. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai atau menyebarluaskan konten serupa tanpa verifikasi sumber resmi.

