Pemerintah Siapkan Kampung Haji, Danantara Bidding Lahan 80 Hektare di Makkah

by Isabella Citra Maheswari

Upaya Indonesia memperluas layanan bagi jamaah haji memasuki tahap baru. BPI Danantara memastikan telah mengikuti proses bidding untuk membeli 80 hektare lahan di Makkah. Hal ini diungkapkan CIO Danantara, Pandu Sjahrir, dalam Antara Business Forum 2025 di Jakarta Selatan pada Rabu (19/11).

Pandu memaparkan bahwa hasil bidding akan diumumkan pertengahan Desember 2025. Namun persaingan tidak ringan karena lebih dari 90 pihak mengincar lahan yang sama.

Selain lelang utama, Danantara juga menjajaki model kerja sama B2B untuk mengakses aset lain di sekitar wilayah tersebut.

Lahan itu diproyeksikan menjadi lokasi kampung haji dengan luas setara 2,5 kali SCBD. Kampung haji dirancang menjadi pusat ekosistem layanan jemaah, mencakup kuliner, busana, layanan kesehatan, wisata, hingga bisnis syariah.

Jika terwujud, proyek ini disebut bakal menjadi bukti peningkatan kapasitas Indonesia dalam industri halal global.

Danantara telah mengirimkan tim khusus ke Makkah untuk memantau langsung proses pembelian. Tim tersebut telah berada di Arab Saudi selama 2,5 bulan guna menyiapkan dokumen teknis dan memastikan kelayakan lahan.

Menurut Pandu, kampung haji akan memberi dampak strategis, baik secara ekonomi maupun diplomatik. Ia berharap dukungan publik agar Indonesia bisa memenangkan proses bidding dan segera memulai pembangunan.

Artikel Terkait

Leave a Comment