Pemerintah Jamin Kualitas dan Pasokan Produk Koperasi Desa Merah Puti

by Isabella Citra Maheswari

Holding BUMN Pangan ID Food memastikan kesiapan dan keamanan pasokan produk pangan ke seluruh jaringan koperasi desa, jelang peluncuran Koperasi Merah Putih yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto besok atau pada Senin (21/7/2025).

Direktur Utama ID Food, Ghimoyo mengatakan, distribusi produk seperti beras, gula konsumsi, minyak goreng, garam, tepung, benih, daging, dan bahan pangan strategis lainnya telah dipersiapkan maksimal.

Harapannya, kesiapan dan keamanan pasokan produk pangan ini dapat mendukung kelancaran distribusi pangan rakyat dan memperkuat ekosistem pangan nasional berbasis koperasi desa.

“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan Koperasi Merah Putih dan mitra logistik untuk menjamin produk pangan tiba tepat waktu dan dalam kondisi terbaik. Ini adalah bagian dari komitmen ID Food mendukung ketahanan pangan dari desa,” ujar Ghimoyo dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).

Ghimoyo menjelaskan, ID Food sebagai induk perusahaan BUMN pangan telah menyiapkan dukungan penuh, mulai dari sisi produksi, pengemasan, hingga distribusi untuk menjamin ketersediaan produk-produk yang akan dijual melalui Koperasi Merah Putih.

“Dalam tahap awal, ID Food telah tap-in di 107 koperasi desa dari 109 koperasi desa yang akan menjadi percontohan. Koperasi tersebut tersebar di seluruh provinsi. Kedepannya jumlah tersebut akan terus bertambah,” terang dia.

Di samping itu, pasokan produk pangan yang dikirimkan ke koperasi telah melewati proses quality control secara ketat. Pihaknya juga menyiapkan sarana rantai dingin seperti freezer dan chiller di sejumlah titik lokasi Koperasi Merah Putih untuk menjaga kualitas produk pangan seperti daging dan ikan tetap segar.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap produk pangan yang diterima oleh masyarakat desa melalui koperasi ini aman, bergizi, dan terjangkau,” imbuh Ghimoyo.

Koperasi Merah Putih sendiri merupakan program inisiatif berbasis pemberdayaan masyarakat desa dengan model koperasi sebagai ujung tombak distribusi pangan dan penguatan ekonomi lokal. Peluncuran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam menciptakan model distribusi pangan yang lebih adil, efisien, dan langsung menyentuh masyarakat akar rumput.

“Kami percaya, melalui koperasi yang kuat, desa bisa mandiri secara pangan dan ekonomi,” kata Ghimoyo.

Menurutnya, peluncuran Koperasi Merah Putih juga menjadi bentuk nyata sinergi BUMN dan desa dalam menjawab tantangan inflasi pangan, pemerataan distribusi, serta menjaga keseimbangan pasar. Dalam jangka panjang, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat distribusi, edukasi pangan, sekaligus pemberdayaan ekonomi warga desa.

“Untuk itu ID Food hadir bukan hanya sebagai pemasok, tapi juga mitra pembangunan desa,” pungkas Ghimoyo.

Artikel Terkait

Leave a Comment