Pembalakan Liar Disorot, Presiden Prabowo Janjikan Penertiban Menyeluruh di Sumatera

by Isabella Citra Maheswari

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menertibkan praktik pembalakan liar yang dinilai menjadi salah satu faktor utama kerusakan lingkungan di Sumatera. Penegasan ini disampaikan menyusul meningkatnya bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat berada di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (14/12/2025). Prabowo menegaskan bahwa penebangan hutan ilegal tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas.

“Saya mau tertibkan semua itu. Pembalakan liar akan kita tertibkan. Sudah kita mulai tertibkan,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, Presiden juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan saat mengunjungi pengungsian korban banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Presiden meminta pemerintah daerah lebih serius mengawasi aktivitas penebangan hutan dan menjaga kelestarian alam.

Kementerian Kehutanan mencatat adanya lima lokasi pembalakan liar yang diduga menjadi pemicu bencana di Sumatera. Dua lokasi berada di area konsesi PT TPL, sementara tiga lainnya berada di lahan Pemegang Hak Atas Tanah atas nama JAM, AR, dan DP. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa lemahnya pengawasan berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan.

Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan telah melakukan penyegelan terhadap seluruh lokasi tersebut. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa negara hadir dalam menegakkan hukum lingkungan. Presiden berharap penertiban ini dapat menghentikan praktik pembalakan liar dan mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang.

Artikel Terkait

Leave a Comment