PDI Perjuangan: Dukung Panglima Tindak Tegas Separatis!

by Laura Felicia Azzahra

Jayapura – PDI Perjuangan mendukung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status operasi militer di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Ini menyusul gugurnya 4 prajurit TNI dalam aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) do Distrik Mugi.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut aksi KKB itu sebagai tindakan terorisme.

Kata Hasto, separatisme sudah menimbulkan korban sejumlah prajurit TNI.

Untuk itu, perlu diberlakukan status Siaga Tempur.

“(Negara) harus jauh lebih serius lagi mengurangi berbagai korban dan melakukan suatu operasi yang bersifat khusus dalam mengatasi berbagai tindakan separatisme, dan kami sebagai partai politik akan memberikan dukungan,” kata Hasto di parkiran JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/4/2023).

Hanya, Hasto menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu mengambil tindakan cepat untuk menangani masalah ini.

Sebab, persoalan di Papua bukan hanya melibatkan domestik, melainkan juga menjadi sorotan dunia.

“Sehingga tentu saja kami serahkan dan kami percaya Bapak Presiden Jokowi akan mengambil suatu direction yang tepat atas persoalan itu,” kata Hasto.

Karena itu, PDI Perjuangan merekomendasikan kepada pemerintah agar tak lagi menganggap kelompok itu sebagai KKB.

Hasto menilai mereka adalah gerakan separatisme yang harusnya negara jauh lebih serius menggunakan seluruh instrumen untuk penanganannya.

“Baik melakukan diplomasi internasional untuk memotong akses mereka ke luar negeri, kemudian melakukan pendekatan ke kalangan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, ke gereja, kemudian kelompok adat,” kata Hasto.

“Dan kemudian mengedepankan apa yang dilakukan Pak Jokowi pembangunan yang lebih komprehensif mengatasi berbagai ketidakadilan, melindungi hak-hak wilayah atas tanah adat, membangun design bagi masa depan,” sambung dia.

Artikel Terkait

Leave a Comment