Modernisasi Kopdes Merah Putih Mampu Ciptakan Satu Juta Lapangan Kerja

by Isabella Citra Maheswari

Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan program modernisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) dapat menjadi penggerak ekonomi rakyat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan, program ini dirancang untuk mengubah wajah koperasi tradisional menjadi lembaga modern berbasis teknologi.

Ferry menilai, modernisasi bukan hanya strategi rebranding, tetapi juga cara membuktikan efisiensi dan transparansi pengelolaan. Sistem digital yang diterapkan akan mempermudah proses administrasi, transaksi, hingga akuntabilitas keuangan koperasi.

Pemerintah menargetkan seluruh koperasi desa dapat beroperasi penuh pada Maret 2026.

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) ditugaskan mempercepat pembangunan gerai dan gudang sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Program ini juga diharapkan menciptakan hingga satu juta lapangan kerja baru pada akhir 2025.

Sebanyak 82.320 Kopdes Merah Putih telah berdiri hingga Oktober 2025, dengan ratusan di antaranya sudah aktif. Setiap koperasi akan mengelola tujuh unit usaha, mulai dari gerai sembako hingga logistik. Jika masing-masing menyerap 20–25 pekerja, potensi penyerapan tenaga kerja nasional mencapai lebih dari satu juta orang.

Selain dukungan infrastruktur dan teknologi, Kementerian Koperasi juga memperkuat sumber daya manusia. Tercatat 1.104 project management officer (PMO) dan 8.000 pendamping usaha telah disiapkan di 38 provinsi. Mereka bertugas mendampingi pengurus koperasi dalam aspek manajerial dan teknis.

Modernisasi Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi tonggak baru dalam pemberdayaan ekonomi desa. Dengan pengelolaan digital dan dukungan generasi muda, koperasi desa tidak lagi dianggap kuno, melainkan pilar ekonomi rakyat yang tangguh di era industri 4.0.

Artikel Terkait

Leave a Comment