Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman budaya dan agama, telah berhasil menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selama beberapa dekade. Namun, ada beberapa kelompok separatis yang masih berupaya memecah belah keutuhan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah harus mengambil langkah strategis untuk mempertahankan persatuan bangsa dan mengatasi ancaman separatis tersebut.
Langkah pertama yang harus diambil adalah dengan memperkuat ketegasan dalam menangani kelompok separatis. Pemerintah harus lebih tegas dalam menindak kelompok separatisme yang melakukan aksi kekerasan. Langkah-langkah yang diambil haruslah terukur dan diarahkan pada upaya pemberantasan kelompok separatisme tersebut. Pemerintah juga perlu melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat tentang pentingnya mempertahankan persatuan dan kesatuan negara.
Selanjutnya, pemerintah perlu mengambil kebijakan-kebijakan ekonomi yang tepat untuk daerah-daerah yang rentan terhadap aksi separatis. Kebijakan ekonomi yang tepat akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut dan dapat mengurangi kemiskinan serta pengangguran yang merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kelompok separatisme.
Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan kebijakan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan antara daerah yang satu dengan yang lain. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara akan membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memudahkan akses ke daerah-daerah yang terisolasi.
Pemerintah juga perlu melakukan upaya-upaya diplomasi internasional untuk mempertahankan integritas wilayah Indonesia. Indonesia harus memastikan bahwa urusan Papua adalah urusan internal Indonesia dan tidak boleh ada campur tangan dari negara-negara asing dalam urusan tersebut. Indonesia juga harus memastikan bahwa seluruh negara mitra Indonesia di PBB memahami dan mendukung upaya Indonesia dalam mempertahankan keutuhan negara.
Terakhir, pemerintah perlu memberikan dukungan penuh pada program Otonomi Khusus (Otsus) dan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Program ini akan membantu mempercepat pembangunan di Papua serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia dan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk menjamin keberhasilan program ini.
Dalam menghadapi ancaman separatis, pemerintah harus memperkuat ketegasannya dalam menangani kelompok separatisme, melakukan kebijakan-kebijakan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, serta upaya diplomasi internasional untuk mempertahankan integritas wilayah Indonesia. Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan untuk menjamin keberhasilan upaya pemberantasn KST Papua.

