Mayoritas Pengemudi Ojol Tak Terpengaruh Rencana Demo Bernuansa Politis

by Isabella Citra Maheswari

Rencana aksi demonstrasi yang digagas sejumlah pihak atas nama pengemudi ojek online (ojol) pada hari ini, Rabu (17/9/2025) menuai respons beragam. Sejumlah komunitas driver menegaskan aksi tersebut tidak mewakili kepentingan mayoritas mitra, bahkan dituding sarat penunggangan politik.

“Kalau menurut saya justru mereka itu bukan bagian dari ojol. Itu hanya sebagian kecil, oknum saja, dan tidak mewakili driver. Bahkan inisiatornya bukan pengemudi ojol, karena tidak memiliki akun mitra,” kata Michael, salah satu perwakilan komunitas ojol yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC), Rabu (17/9/2025).

Menurut dia, mayoritas pengemudi yang terhubung dalam grup komunitas WhatsApp lebih memilih tetap bekerja. “Banyak teman-teman yang sepakat untuk tetap on-bid. Apalagi kami tahu bahwa aksi ini ditunggangi oleh oknum politik dengan iming-iming sembako,” ujarnya.

Kabar aksi 17 September berpotensi mengganggu layanan transportasi online juga disangkal. Orderan akan tetep jalan dan tidak akan ada gangguan berarti di lapangan. 

Artikel Terkait

Leave a Comment