Jayapura – Tanggal 1 Mei diperingati sebagai hari kembalinya Papua Barat ke pangkuan NKRI. Peringatan 1 Mei di Papua tahun 2023 dirayakan di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (1/5/2023).
Dalam peringatan 1 Mei 2023, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa meresmikan Tugu Pancasila di Distrik Waris yang dulunya merupakan markas Organisasi Papua Merdeka (OPM)
“Pada tanggal 1 Mei 1963 para leluhur kami bersatu membela kebebasan dari penjajah sehingga pesan dari leluhur harus tetap dilanjutkan dengan tetap menjaga Papua dalam bingkai NKRI,” ungkap Mayjen Mustafa, usai meresmikan Tugu Pancasila, Senin siang.
Mayjen Mustafa menjelaskan dengan adanya Tugu Pancasila yang telah diresmikan, maka semua masyarakat Papua dapat terus bersama-sama dengan pemerintah daerah setempat membangun Tanah Papua. “Sehingga situasi yang ada di Papua, khususnya di Kabupaten Keerom saat ini ke depan akan menjadi lebih baik yang diawali dengan berdirinya Tugu Pancasila,ini,” katanya.
Dia mengatakan peresmian Tugu Pancasila saat ini hanya sebuah kegiatan seremoni sehingga ke depan diharapkan para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda dapat berkolaborasi untuk menyejahterakan masyarakat di Distrik Waris. “Dengan demikian, kami berharap warga di tanah di Distrik Waris bisa menjadi pelopor dalam usaha mencari kesejahteraan seluruh masyarakat Papua,” katanya.
Usai peresmian tugu Pancasila, dilaksanakan juga penyerahan 6 pucuk senjata api (Senpi) dan ratusan amunisi hasil penggalangan Kodam Cenderawasih kepada mantan anggota OPM di Kabupaten Keerom.
6 pucuk senpi tersebut diserahkan langsung oleh mantan Panglima OPM Keerom, Lamberth Pakikir dan Lazarus Koroba kepada Panglima Kodam Cenderawasih dan Bupati Kabupatrn Keerom Piyer Gusbager.
6 senpi dan amunisi yang diserahkan adalah, 1 pucuk pistol FN-46 buatan Belgia berikut 8 butir amunisi kaliber 9 mm dan 1 buah magazen, 1 pucuk pistol Walther buat Jerman dengan 6 butir amunisi kaliber 9 mm dan 1 buah magazen, 1 pucuk senapan M1 Caribne kaliber 8 mm buatan USA, dan 4 buah magazen serta 236 amunisinya.
1 pucuk senapan Winchester Magnum blBolt model 700 buatan USA dengan 1 buah magazen dan 3 butir munisi kaliber 3 mm dan 2 buah peredam laras pendek dan panjang, 1 pucuk senapan M1 Caribne kaliber 8 mm buatan USA dengan 2 buah magazen dan amunisi 18 butir dan 1 pucuk senapan M1 Caribne kaliber 8 mm buatan USA dengan 1 buah magazen dan munisi 8 butir.
“Senjata api dan amunisi ini kami serahkan ke TNI sebagai bukti bahwa saat ini sudah tidak ada lagi aksi kekerasan di Keerom, saya harap generasi muda saat ini tidak lagi mengangkat senjata dan melakukan aksi kekerasan, tapi mari bersatu untuk membangun Keerom dan Papua agar kitaborang Papua bisa maju dan Sejahtera,” ungkap mantan panglima OPM wilayah Keerom, Lamberth Pekikir usai menyerahkan senpi kepada Panglima Kodam Cenderawasih, Senin (1/5/2023).

