Komisi I DPR: Tindak Tegas Kelompok Separatis Teroris Papua

by Laura Felicia Azzahra

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta TNI-Polri menindak tegas Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Nduga, Papua.

“Pemerintah melalui TNI-Polri harus bersikap tegas walaupun terukur. Perbuatan kejam dan brutal ini tidak dapat ditolerir lagi,” kata Dave dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dave menyebut teror yang dilakukan KSTP itu jelas melanggar hukum dan hak asasi manusia (HAM). Juga merusak pembangunan kesejahteraan sosial.

“Perbuatan mereka bukan hanya melawan hukum, akan tetapi menginjak-injak hak asasi para korban, masyarakat umum. Juga merusak pembangunan kesejahteraan rakyat Indonesia secara umum dan warga Papua khususnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan diperlukan penanganan khusus dan strategi baru dalam penanganan keamanan di Papua. Hal ini mengingat eskalasi konflik yang meningkat beberapa waktu belakangan.

“Jadi eskalasinya meningkat dan itu bukan hanya analisis. Saya rasa teman-teman media juga melihat. Perlu penanganan khusus dan strategi baru untuk pendekatan penanganan Papua,” kata Meutya di Gedung DPR RI, Selasa (7/2).

Ia juga meminta agar TNI mengupayakan pembebasan pilot Pesawat Susi Air PK-BVY berkebangsaan Selandia Baru, Philip Merthens.

“Saya minta pihak-pihak untuk berkomunikasi. Terutama juga dari TNI bagaimana agar pilot ini kalau betul disandera agar bisa segera dibebaskan,” ujarnya.

“Jadi sikap humanis yang terukur dan tetap tegas terhadap pelanggaran aksi-aksi teror. Tentu TNI harus tegas. Tapi pendekatan keseharian terhadap kelompok tersebut juga harus dilakukan secara dialogis atau humanis serta berjalan bersama-sama,” kata Meutya.

Sumber : forumterkininews.id

Artikel Terkait

Leave a Comment