KKB Papua – Paulus Waterpauw Kecam KKB Papua: Kalau Mau Makan, Bilang Sama Kita, Jangan Main Bunuh

by Laura Felicia Azzahra

Paulus Waterpauw Penjabat Gubernur Papua Barat, benar-benar marah. Ia sangat murka atas tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua yang suka main hakim sendi Amarah mantan kapolda papua itu mencuat pasca terjadinya tindakan pembunuhan oleh KKB Papua yang sampai saat ini terus saja terjadi di Tanah Papua. Dikatakannya, saat ini pihaknya akan membersihkan kelompok yang selama ini selalu menghalang-halangi pelaksanaan pembangunan di seluruh Papua.

Khusus di Papua Barat, lanjut mantan kapolda papua ini, pihaknya sangat marah atas tindakan kelompok yang menghalangi pembangunan di Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Pernyataan tegas Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw itu, saat ia melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Manokwari, baru-baru ini “Saya sudah sampaikan kepada Kapolda Papua Barat agar kipas (tumpas) habis seluruh kelompok yang menghambat pertumbuhan di Maybrat dan Bintuni,” tandas Paulus Waterpauw di Manokwari baru-baru ini

Oleh karena itu, Paulus Waterpauw juga meminta agar setiap kelompok tidak boleh mengganggu atau menghambat pelaksanaan pembangunan Sekecil apa pun kegiatan pembangunan itu, siapa pun tak boleh menghalang-halangi. Apalagi berusaha untuk menggagalkan hanya untuk kepentingan sesaat.

“Saya mau kasih tahu, saat ini kita mau membangun dan memberi akses jalan sehingga jangan dihambat,” ujarnya. Bagi seluruh warga di Papua Barat, tidak boleh ada yang menghambat pembangunan infrastruktur jalan.

“Kalau kalian mau makan, bilang sama kita. Jangan kalian lakukan kekerasan apalagi kepada saudara-saudara kita yang tidak berdosa,” tegasnya. “Dibantai pula mereka (pekerja jalan). Ini tindakan yang dikutuk tidak saja oleh manusia tetapi juga oleh Tugan. Tuhan kutuk mereka itu,” tandasnya penuh amarah.

“Setiap darah menetes pasti dia akan menuntut kita suatu saat nanti,” pungkasnya. Sementara itu, Bupati Pegunungan Bintang Papua, Spey Yan Bidana kini meradang. Ia juga sangat marah atas tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang menembak mati tiga tukang ojek di daerah itu.

Artikel Terkait

Leave a Comment