Kasus Sambo Ditunggangi Para Pencari Panggung

by Laura Felicia Azzahra

            Melihat fenomena akhir ini tentang Irjen Pol Ferdy Sambo. Hal ini menarik karena dimanfaatkan betul oleh kelompok yang anti terhadap pemerintah dan aparat, Khususnya saudara-saudara kita yang tidak menghendaki Pancasila. Mereka menghendaki ideologi Negara Islam atau Khilafah. Momentum ini kesempatan besar bagi mereka untuk memojokkan bahwa betul aparat kita yang selama ini telah membuat sebuah propaganda. Ada oknum di masing-masing pejabat dan aparat kita, tapi bagaimanapun oknum aparat kita telah bekerja telah berjuang di garda depan, telah mengayomi dan melayani masyarakat. Ketika ada oknum ini adalah tantangan aparat kita baik di Polri maupun TNI dengan adanya aparat yang terpapar tanpa gejala dan bahkan ada aparat yang OTG radikal. Sebenarnya radikal ini tidak melulu bicara tentang atas nama agama, tetapi mereka yang menyimpang dari tugas sehingga mencemarkan nama baik institusi.

            Ada virus di aparat kita yang sangat bahaya, bahkan lebih bahaya dari yang selama ini kita lihat. oknum-oknum yang terpapar virus radikalisme yang mengatasnamakan agama di aparat kita. seperti polisi cinta sunnah dan TNI cinta sunnah yang juga membuat hal yang sangat menakutkan karena beredar di media, bahkan di masyarakat polisi cinta sunnah mempunyai Instagram dengan followers 175.000, sedangkan anggota polisi kita hanya 400.000 sekian yang mendekati separuh TNI kita.

            Mengingatkan kejadian di Timur Tengah Suriah, Libya dan Afganistan. Di Suriah hanya 16.000 aparat yang teridentifikasi OTG terpapar. Tetapi karena mereka punya keterampilan terlatih senjata, ketika negara terjadi konflik diberi pilihan untuk memilih negara atau hilafah. mereka berbalik melawan negara dan memutuskan untuk bergabung dengan Khilafah.  ketika kondisi aman mereka tiarap, Ketika konflik mereka menjadi buas. kita tidak berharap di Indonesia pun demikian. saat ini mereka masih  tiarap, mereka berusaha untuk infiltrasi lebih banyak ke polisi dan TNI termasuk ASN. Kita berharap persoalan ini bisa segera diatasi supaya kedepan kita lebih fokus memikirkan persoalan-persoalan bangsa lebih besar.  kami bersama masyarakat percaya bahwa aparat solid dan kita berharap virus-virus yang ada di internal aparat kita bisa ditindaklanjuti dan jangan sampai menyebar.

            kami masyarakat bawah bermimpi menjadi aparat karena untuk mencapai surga, kami masyarakat umat itu berjihad dengan hati biqolbi. para ulama sepakat agama berjihad dengan lisan dengan nasehat-nasehat. aparat kita berjihad dengan tangan, jihad yang paling mulia. bahkan Rasul pernah menyampaikan jihad dengan tangan lebih mulia dan ketika mendapatkan syahid di dalam menjalankan tugas, akan didahulukan masuk surga.  jadi masyarakat ingin menjadi aparat untuk membela negara dan ketika meninggal akan masuk surga dan aparat itu masuk paling dulu. makanya kami prihatin ketika ada aparat  yang sudah menjalankan tugas Mulia ini melenceng dari hal yang harus menjadi tanggung jawabnya. ada aparat yang tiba-tiba bergabung kepada kelompok yang anti kebhinekaan, kelompok yang mudah menyalahkan Bid’ah sesat kafir. ini akan menjadi dilematis karena mereka selalu mengatasnamakan agama, mengkritik mereka akan dianggap anti Islam bahkan islamophobia.

            kita berharap ini menjadi evaluasi kritik terhadap internal untuk  bersih-bersih.  saatnya kita maju kedepan, kami masyarakat percaya bahwa aparat kita TNI-Polri solid untuk mengamankan negara dari ancaman bahaya radikalisme yang mengatasnamakan agama dan ancaman-ancaman yang akan membahayakan kedaulatan negara. semoga kedepannya di Indonesia kedepan aman dan damai.

Artikel Terkait

Leave a Comment