Julian Kelly Kambu : Banyak Faktor Yang Mendukung Papua Barat Daya Agar Berkembang

by Laura Felicia Azzahra

Papua, nusarayaonline.id – Juru Bicara Tim Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Julian Kelly Kambu,ST,MSi menyatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya Penjabat Gubernur PBD Dr.Drs Muhammad Musa’ad,MSi dan Penjabat Sekda Ir Edison Siagian,ME yang telah dipercaya pemerintah pusat memimpin roda pemerintahan di provinsi termuda se-Indonesia ini. “Kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Penjabat Gubernur dan Penjabat Sekda Papua Barat Daya yang sudah dilantik. Kita harapkan tidak ada yang mempersoalkan itu, yang sekarang adalah bagaimana kita mendukung provinsi yang baru lahir ini sehingga bisa berjalan dengan gigi 3, baru lahir tapi bisa langsung berlari,” kata Kelly Kambu kepada Radar Sorong, Selasa (13/12).

Dikatakannya, bila tiga provinsi baru di Papua mungkin baru belajar berjalan, tapi Papua Barat Daya yang baru lahir bisa langsung berlari karena dukungan SDM sangat memadai, wilayah yang mendukung, dan aspirasi pemekaran yang sudah diperjuangkan lama sehingga tidak terjadi pro kontra disana sini, kalaupun ada pro kontra itu tidak membawa dampak yang besar dan penting. “Yang terpenting hari ini adalah bagaimana kita mengawal kebijakan otonomi khusus melalui pemekaran ini,” tandasnya.

Dijelaskannya, di dalam UU Nomor 29 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya, di bagian menimbang ada 4 hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, mempercepat pemerataan pembangunan. Kedua, peningkatan pelayanan public. Ketiga, peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keempat, mengangkat harkat dan martabat orang asli Papua. “Nah, sekarang yang harus dipikirkan bagaimana kita mau mempercepat pemerataan pembangunan, bagaimana peningkatan pelayanan public, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bagaimana mengangkat harkat dan martabat orang asli Papua. Ini sekarang yang harus dipikirkan, tidak perlu ribut-ribut dengan hal-hal yang kecil, karena pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya sekarang sudah ada,” ucapnya.

Kehadiran Pj Gubernur dan Pj Sekda PBD lanjut Kelly, merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah untuk melakukan koordinasi, komunikasi, sinkronisasi dan mengorganisir daerah bawahan. “Kami memulai, dan kami bersyukur kepada Tuhan karena proses panjang ini akhirnya terwujud. Kalau tiga provinsi di Papua sana itu pemberian gratis dari pemerintah pusat, tetapi PBD ini aspirasi murni yang lahir dari tanah, lahir dari tangisan dan keluh kesah masyarakat yang ada di wilayah Sorong Raya, sehingga mereka berjuang tampa pamrih hingga akhirnya PBD terwujud.  Barang ini sudah ada, tidak usah lagi diperdebatkan, sekarang mari kita berpikir sama-sama untuk merumuskan bagaimana agar 4 hal penting yang termaktub dalam UU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya bisa tercapai,” tandasnya lagi.

“Sebagai Juru Bicara Tim Pemekaran Papua Barat Daya, saya menegaskan sekali lagi bahwa kita tidak bisa membangun Menara Babel di wilayah Provinsi Papua Barat Daya, karena Tuhan akan marah, Tuhan tidak menghendaki orang yang sombong, angkuh. Membangun negeri ini membutuhkan orang yang rendah hati, jujur, takut akan Tuhan,” sambungnya.<

Karena itu, pihaknya berharap kepada para birokrat yang masuk menduduki jabatan eselon II, III dan IV di Pemprov PBD harus kompeten, jujur, takut akan Tuhan, jangan birokrat yang bermasalah di kabupaten atau kota atau provinsi. “Jangan membawa masalah dari kabupaten kota, kemudian jadikan PBD untuk balas dendam. Jika hal ini terjadi, kami yang akan berdiri paling depan karena kami pertaruhkan nyawa kami demi terwujudnya provinsi ini. Provinsi ini dulu dibilang provinsi separatis, orang-orang yang memperjuangkannya separatis berdasi, padahal kami hanya ingin melaksanakan kebijakan otonomi khusus, itupun dibilang separatis, tetapi separatis itu tetap setia NKRI sampai akhirnya bisa mewujudkan Provinsi Papua Barat Daya ini. Mari kita bersatu mendukung kedua penjabat yang sudah ditetapkan pemerintah pusat, mereka hadir untuk menjalankan roda pemerintahan Provinsi PBD dan kita siap mendukung,” tegasnya.

Ditambahkannya, provinsi PBD ini hendaknya menjadi berkat bagi semua anak negeri dan anak bangsa yang ada di wilayah Sorong Raya daerah bawahan Provinsi PBD. “Kami siap menjemput Penjabat Gubernur dan Penjabat Sekda Papua Barat Daya, kami siap menjemput dengan meriah, dengan tari-tarian, suling tambur, kuda lumping, pukul tifa, pukul suling tambur, sebagai bentuk suka cita karena Provinsi Papua Barat Daya yang sekian lama kita perjuangkan akhirnya terwujud,” pungkas Kelly Kambu yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong ini.

Sumber : radarsorong.id

Artikel Terkait

Leave a Comment