Isu Harga Pertalite Rp4.000 Ternyata Hoaks

by Isabella Citra Maheswari

Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewamengatakan harga Pertalite sebenarnya cuma Rp4.000 per liter. Unggahan itu muncul di TikTok pada 16 Oktober 2025dan langsung ramai dibicarakan warganet.

Tapi, setelah dicek, klaim itu ternyata hoaks. Dilansir dari Liputan6.com, informasi tersebut tidak pernah disampaikan oleh Menkeu Purbaya.

Kementerian Keuangan lewat situs resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu) di e-ppid.kemenkeu.go.id bahkan sudah mengeluarkan klarifikasi dengan judul: “[HOAKS] Menkeu Menyatakan Harga Pertalite Sebenarnya Rp4.000.”

Dalam penjelasannya, Kemenkeu menyebut harga seharusnya Pertalite adalah Rp11.700 per liter, tapi pemerintah menjualnya di masyarakat dengan harga Rp10.000 per liter. Jadi, ada subsidi Rp1.700 per liter atau sekitar 15 persendari harga aslinya.

“Subsidi ini bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak inflasi akibat kenaikan harga energi global,” kata Menkeu Purbaya dalam keterangan resmi.

Tahun 2024, total anggaran subsidi Pertalite mencapai Rp56,1 triliun, dan manfaatnya dirasakan oleh sekitar 157,4 juta kendaraan di seluruh Indonesia.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, apalagi yang belum jelas sumbernya. Kalau ingin tahu data resmi soal kebijakan energi dan keuangan negara, bisa dicek langsung di situs resmi Kemenkeu atau Kementerian ESDM.

Artikel Terkait

Leave a Comment