Indonesia Tak Beri Izin Pesawat Militer Rusia Beroperasi di Papua

by Isabella Citra Maheswari

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles memastikan bahwa Indonesia tidak memberikan izin bagi pesawat militer Rusia untuk beroperasi dari wilayah Papua.

Kepastian ini disampaikan usai Marles melakukan pembicaraan langsung dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang membantah laporan terkait rencana Rusia menempatkan pesawat tempurnya di Pangkalan Udara Manuhua, Biak Numfor.

Pernyataan Marles disampaikan di tengah memanasnya perdebatan politik dalam negeri Australia, menyusul klaim dari pemimpin oposisi Peter Dutton bahwa Rusia telah mengajukan permintaan untuk menempatkan pesawat jarak jauhnya di Papua—hanya sekitar 1.300 kilometer dari Darwin, Australia.

“Menhan Indonesia menyatakan dengan sangat jelas kepada saya bahwa laporan mengenai kemungkinan pesawat militer Rusia beroperasi dari Indonesia adalah sepenuhnya tidak benar dan Indonesia sama sekali tidak berniat melakukan hal tersebut,” kata Marles seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (16/4/2025).

Marles juga membantah pernyataan Dutton yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto telah mengumumkan secara terbuka permintaan Rusia tersebut. 

Ia menilai pernyataan itu tidak hanya keliru, tetapi juga membahayakan hubungan diplomatik antara kedua negara.

“Saya tidak bisa menekankan betapa berbahayanya ketika seorang calon perdana menteri mencoba menaruh kata-kata di mulut Presiden Indonesia—yang ternyata sepenuhnya salah,” ujar Marles.

Isu ini muncul menjelang pemilihan umum parlemen Australia yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei. 

Artikel Terkait

Leave a Comment