Indonesia-Kanada Capai Kesepakatan Baru Perdagangan, Akses Pasar dan Investasi Terbuka Lebar

by Isabella Citra Maheswari

Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menyampaikan bahwa Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) akan membuka peluang besar bagi peningkatan akses pasar barang dan jasa Indonesia ke Kanada serta kawasan Amerika Utara. Selain itu, perjanjian tersebut juga diharapkan memperkuat arus investasi kedua negara.

Budi menegaskan, pemerintah mendorong agar proses ratifikasi bisa dipercepat. Jika biasanya memakan waktu hingga 10 bulan, ia berharap implementasi Indonesia-Canada CEPA dapat mulai berlaku efektif pada pertengahan tahun depan.

“Dengan begitu, manfaat nyata di bidang perdagangan dan investasi segera dirasakan para pemangku kepentingan di kedua negara,” ujar Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/9).

Sebagai tindak lanjut, kedua negara akan mengoptimalkan sosialisasi perjanjian ini melalui kamar dagang masing-masing. Tujuannya agar pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang secara maksimal. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, Indonesia dan Kanada juga sepakat membentuk tim implementasi CEPA yang bertugas mengidentifikasi potensi perdagangan serta proyek investasi prioritas.

Menurut Budi, peluang investasi terbuka lebar di berbagai sektor, seperti infrastruktur, transportasi, dan telekomunikasi. Hal itu diperkuat dalam pertemuannya dengan Menteri Perdagangan Internasional Kanada, Maninder Sidhu, di Ottawa pada Rabu (24/9).

Selain investasi, prioritas utama lain adalah peningkatan akses pasar bagi produk ekspor unggulan Indonesia. Upaya ini akan didukung melalui kerja sama teknis dan harmonisasi standar keamanan pangan antara kedua negara.

Pemerintah Indonesia berkomitmen memperbaiki sistem standar mutu agar produk dalam negeri mampu bersaing di pasar global. “Kami terus bekerja keras untuk memastikan produk Indonesia memenuhi standar internasional agar dapat bersaing di pasar global, termasuk di Kanada. Kami juga membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kanada agar dapat memahami lebih baik produk-produk yang dibutuhkan pasar Kanada,” jelas Budi.

Dengan langkah strategis ini, diharapkan hubungan ekonomi Indonesia-Kanada semakin erat sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perdagangan dan investasi kedua negara.

Artikel Terkait

Leave a Comment