Indonesia–Brasil Perkuat Kemitraan Strategis

by Isabella Citra Maheswari

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyaksikan penandatanganan serta pertukaran memorandum saling pengertian (MoU) dan nota kesepahaman antara kedua negara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia dan menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara menuju kemitraan strategis yang lebih komprehensif dan saling menguntungkan.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kemajuan kerja sama yang dicapai dalam waktu singkat sejak pertemuan terakhir dengan Presiden Lula da Silva pada Juli lalu.

“Hari ini kita menandatangani empat persetujuan penting. Dalam dua bulan, kita telah menghasilkan kemajuan besar, dan saya yakin capaian berikutnya akan lebih baik,” ujarnya.

Beberapa kesepahaman yang ditandatangani antara institusi pemerintah mencakup empat sektor strategis, yaitu energi dan pertambangan, riset dan inovasi, pertanian dan karantina, serta statistik. Sementara di tingkat dunia usaha, kerja sama juga diperkuat melalui penandatanganan sejumlah MoU antara perusahaan dan lembaga bisnis kedua negara, di antaranya antara PT PLN (Persero) dengan J&F S.A. untuk studi pengembangan pembangkit listrik tenaga air, serta antara PT Pertamina (Persero) dengan Fluxus Holding S.A. untuk kerja sama di sektor energi.

Selain itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menandatangani kesepahaman dengan Brazilian Trade and Investment Promotion Agency (APEX) untuk memperkuat promosi dagang. Seluruh penandatanganan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen kedua negara memperdalam kemitraan strategis dan memperkuat peran bersama dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Artikel Terkait

Leave a Comment