Sebuah video berdurasi singkat belakangan ini menarik perhatian warganet. Dalam video itu, terlihat peluncuran rudal yang diklaim berasal dari Indonesia dan diarahkan ke Malaysia akibat sengketa Blok Ambalat. Narasinya terdengar dramatis, membuat banyak pengguna media sosial cemas dan penasaran.
Namun, saat ditelusuri lebih jauh, narasi tersebut ternyata tidak sesuai kenyataan. Tempo melaporkan bahwa tidak ditemukan satu pun informasi resmi dari pemerintah atau media kredibel yang mengonfirmasi adanya serangan rudal Indonesia ke Malaysia. Video itu pun akhirnya dipastikan sebagai hoaks.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait, memberikan penjelasan langsung. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah menembakkan rudal yang menargetkan Malaysia, apalagi terkait sengketa wilayah Ambalat. Ia juga memastikan bahwa tidak ada operasi militer Indonesia yang berlangsung menuju wilayah negeri tetangga. “Materi video yang beredar bukan bagian dari aktivitas pertahanan Indonesia,” ujarnya pada Selasa, 25 November 2025.
Penyebaran video ini menunjukkan bagaimana konten viral dengan mudah memengaruhi persepsi publik. Banyak orang membagikannya tanpa memeriksa sumber, sehingga membuat isu sensitif seperti hubungan antarnegara menjadi bahan spekulasi.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan pertahanan dan hubungan diplomatik. Hoaks semacam ini bukan hanya menyesatkan, tetapi juga dapat menimbulkan keresahan yang tidak perlu.

