Hoaks Tanggul Jakarta Jebol dan 1.200 Tewas Ramai di Media Sosial

by Isabella Citra Maheswari

Sebuah video dengan narasi dramatis beredar luas di media sosial. Dalam video itu tertulis kalimat seperti “TANGGUL JKT JEB0L LAGI!”, “1.200 TEWAS”, hingga “DKI JAKARTA TENGGELAM”. Nama Ahok dan Pramono juga dicantumkan untuk memperkuat kesan seolah terjadi bencana besar di Ibu Kota.

Hasil pemeriksaan menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Menurut saberhoaks.jabarprov.go.id, tidak ada laporan resmi terkait tanggul jebol atau adanya korban jiwa mencapai 1.200. Tim penelusur menemukan bahwa video itu merupakan hasil penggabungan potongan-potongan video lama yang berbeda konteks.

Potongan pertama menampilkan pernyataan Ahok saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta mengenai kondisi tanggul. Potongan berikutnya memperlihatkan Pramono dalam situasi berbeda, disusul komentar publik yang tidak berkaitan dengan kejadian nyata.

Video itu disusun seolah menjadi satu rangkaian kejadian. Padahal, tidak ada peristiwa jebolnya tanggul dan tidak ada korban seperti yang disebutkan. Klaim tersebut tergolong hoaks.

Masyarakat diminta untuk selalu mengecek fakta sebelum membagikan informasi. Penyebaran hoaks berpotensi menimbulkan keresahan, terutama jika menyangkut isu bencana. Informasi valid hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait.

Artikel Terkait

Leave a Comment