Sebuah video yang beredar di media sosial TikTok memuat klaim menyesatkan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninggal karena ditembak. Dalam video tersebut, terlihat Gibran tengah diwawancarai sejumlah jurnalis sebelum terdengar suara letusan yang dikaitkan sebagai tembakan.
Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Dilansir dari akun Instagram @jabarsaberhoaks, potongan video yang digunakan dalam unggahan itu identik dengan rekaman resmi dari akun YouTube Wakil Presiden Indonesia yang dipublikasikan pada 1 Agustus 2025.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, rekaman asli tidak menampilkan adanya insiden penembakan maupun peristiwa yang membahayakan keselamatan Wapres. Video yang beredar di TikTok terbukti hasil manipulasi dengan penambahan suara tembakan untuk menimbulkan kesan seolah terjadi insiden.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Wapres Gibran meninggal akibat ditembak adalah hoaks. Publik diimbau lebih kritis dan berhati-hati dalam menerima serta menyebarkan informasi, khususnya yang berasal dari media sosial tanpa sumber resmi.

