Hoaks: Korban Keracunan MBG Bayar Sendiri Pengobatan

by Isabella Citra Maheswari

Beredar sebuah unggahan di media sosial X (Twitter) yang mengeklaim bahwa korban keracunan akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) harus menanggung sendiri biaya pengobatannya. Unggahan tersebut ramai dibagikan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Namun, klaim tersebut tidak benar. Dilansir dari laman turnbackhoax.id, tidak ditemukan informasi dari media kredibel maupun akun resmi pemerintahan yang membenarkan kabar tersebut.

Dikutip dari detik.com, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan, perawatan, dan pemulihan korban keracunan MBG akan ditanggung pemerintah. Ia memastikan tidak ada warga yang akan dibebankan biaya pribadi dalam penanganan kasus tersebut.

“Kami pastikan seluruh korban mendapatkan perawatan gratis. Biaya pengobatan, perawatan, hingga pemulihan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” ujar Dadan.

Selain itu, untuk daerah yang telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus keracunan MBG, pemerintah daerah (pemda) juga akan menanggung pembiayaan melalui asuransi kesehatan daerah atau program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Dengan demikian, klaim bahwa korban keracunan MBG harus menanggung biaya pengobatannya sendiri adalah hoaksdan tidak sesuai fakta. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, terutama terkait program pemerintah yang menyangkut kepentingan publik.

Artikel Terkait

Leave a Comment