Video yang beredar di TikTok menampilkan narasi bahwa prajurit TNI melakukan serangan dengan terjun payung ke sebuah “bandara ilegal yang dikuasai asing” di Morowali. Siapa? Prajurit TNI disebut dalam klaim. Apa? Tuduhan serbuan ke bandara ilegal. Di mana? Morowali. Kapan? Unggahan muncul baru-baru ini. Mengapa? Diduga untuk memicu kepanikan publik. Bagaimana faktanya?
Setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar. Pencarian dengan kata kunci di Google tidak menemukan berita resmi atau sumber kredibel yang membenarkan adanya serbuan militer ke bandara ilegal. Pemeriksaan lanjutan menggunakan Google Lens terhadap tangkapan layar video menunjukkan hasil berbeda. Potongan video tersebut ternyata berasal dari unggahan kanal YouTube tvOnenewscom berjudul “Momen Penerjun TNI Gagal Buka Parasut, Korban Terjun Bebas dari Pesawat”.
Artinya, video itu tidak ada hubungannya dengan operasi militer maupun bandara ilegal di Morowali. Konten tersebut hanya memanfaatkan peristiwa kecelakaan latihan penerjun untuk membuat narasi menyesatkan.

