Sebuah unggahan di Facebook mengeklaim Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengancam rakyat untuk ikut membayar utang proyek Kereta Cepat Whoosh. Klaim tersebut dipastikan tidak benar.
Menurut penelusuran antaranews.com, Kamis (14/11), tidak ada pernyataan resmi maupun rekam jejak berita yang menunjukkan Luhut pernah menyampaikan ancaman atau imbauan agar masyarakat menanggung utang proyek tersebut.
Konten yang beredar memanfaatkan sebuah foto Luhut yang ternyata sudah dimanipulasi. Foto asli diambil dari artikel gelora.co berjudul “Drama Politik Purbaya-Jokowi-Luhut: Kejahatan Politik Fiskal” yang tayang pada 24 Oktober 2025. Foto tersebut kemudian direkayasa dan dipadukan dengan narasi palsu untuk memberi kesan seolah-olah Luhut menyampaikan ancaman tersebut.
Hingga saat ini, tidak ada kebijakan pemerintah yang menyebut rakyat akan ikut menanggung utang Kereta Cepat Whoosh. Penyebaran klaim tersebut dinilai sebagai upaya disinformasi yang mengaitkan isu pembiayaan proyek strategis nasional dengan opini publik.

