Sebuah unggahan di media sosial Twitter/X mengklaim seorang siswa SMKN 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meninggal dunia akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Dilansir dari pikiran-rakyat.com, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan KBB, dr. Lia N. Sukandar, menegaskan bahwa penyebab kematian siswa tersebut tidak berkaitan dengan program MBG.
“Siswa yang meninggal dunia tidak termasuk dalam daftar korban keracunan MBG yang sebelumnya terjadi di wilayah Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya saat dihubungi pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Berdasarkan keterangan keluarga, siswa tersebut sudah mengalami sakit sejak Senin malam sebelum akhirnya meninggal dunia. Hal ini membantah narasi yang beredar di media sosial yang langsung mengaitkan kasus tersebut dengan program MBG.
dr. Lia juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan pelaksanaan program MBG di Cihampelas guna memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disalurkan kepada para siswa.
Dengan adanya klarifikasi ini, Dinas Kesehatan KBB mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan.

