Hoaks, Isu Korban Pemerkosaan Saat Demo Dirawat di RSU UKI

by Isabella Citra Maheswari

Beredar sebuah tangkapan layar percakapan WhatsApp di media sosial X (Twitter) yang mengklaim adanya korban pemerkosaan selama aksi unjuk rasa di Jakarta pada 31 Agustus 2025. Dalam pesan tersebut, korban disebut tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia (RSU UKI).

Faktanya, klaim tersebut dipastikan hoaks.

Dilansir dari Tempo.co, Rudi, pegawai marketing RSU UKI, menegaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir tidak ada pasien yang dirawat akibat kasus pemerkosaan.

“Tidak ada pasien korban pemerkosaan yang masuk,” ujarnya.

Narasi mengenai adanya korban kekerasan seksual di tengah aksi unjuk rasa dinilai sebagai isu sensitif yang berpotensi memicu provokasi publik. Terlebih, isu ini sempat mengingatkan pada peristiwa kelam Mei 1998, di mana perempuan etnis Tionghoa menjadi korban pemerkosaan massal.

Pihak RSU UKI memastikan informasi tersebut tidak benar dan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memverifikasi kebenaran kabar yang beredar, agar tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks.

Artikel Terkait

Leave a Comment