Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial, termasuk video TikTok yang mengeklaim adanya bantuan dari sebelas negara untuk bencana di Sumatra.
Video tersebut mencantumkan daftar negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia, hingga Korea Utara sebagai donatur. Klaim ini menyebar cepat dan dinilai menyesatkan.
Faktanya, sebagaimana dilansir tempo.co, konten tersebut merupakan hasil rekayasa akal imitasi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah pusat belum membuka pintu bantuan asing karena masih mampu menangani dampak bencana. Penanganan difokuskan di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan kekuatan nasional. Pemerintah menegaskan klarifikasi ini penting untuk mencegah misinformasi serta mengajak masyarakat lebih kritis sebelum mempercayai dan membagikan informasi di ruang digital.

