Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang menampilkan Presiden Prabowo dengan klaim akan membagikan bantuan sosial tunai sebesar Rp7 juta kepada setiap pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP). Konten tersebut dengan cepat menyita perhatian publik dan memicu beragam tanggapan.
Faktanya, informasi itu adalah tidak benar atau hoaks. Dilansir dari komdigi.go.id, hasil penelusuran menunjukkan video tersebut merupakan tayangan pidato pertama Presiden Prabowo usai dilantik sebagai presiden.
Pidato itu disampaikan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, pada 20 Oktober 2024. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo tidak pernah menyebutkan adanya program bansos Rp7 juta untuk setiap pemegang KTP.
Video yang beredar diketahui telah dimanipulasi dengan mengganti suara asli Presiden Prabowo. Suara tersebut dipalsukan menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) sehingga terdengar seolah-olah beliau menyampaikan janji bantuan tunai.
Dengan demikian, klaim terkait pembagian bansos Rp7 juta adalah palsu. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya di media sosial.

