Pendeta Albert Yoku selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura mengatakan kehadiran Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI membawa dampak positif. KMAN VI mampu membawa dampak pertumbuhan wirausaha di Papua khususnya di Jayapura. Hal tersebut diungkapkannya pada penutupan Festival Danau Sentani (FDS) yang digelar di kawasan wisata Kalkhote.
“Kehadiran kongres ini (KMAN VI, red) membawa dampak bagi pertumbuhan wirausaha,” ujar Pendeta Albert, Sabtu (29/10/2022) petang. Albert juga mengatakan FKUB Kabupaten Jayapura telah melatih kaum milenial Papua untuk berwirausaha.
“Kami coba melatih milenial Papua yang dapat menjadi barista kopi di Papua, dan mereka bisa membuka usaha seperti Lumbung Kopi Papua,” lanjutnya. FKUB juga melatih para mahasiswa untuk menjadi barista kopi. “Kita melatih 30 sampai 100 anak asli Papua yang masih kuliah di universitas untuk menjadi barista kopi,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, telah melengkapi para milenial Papua dengan alat untuk meroasting dan meracik kopi. “Mereka study selama 21 hari, teori dan praktik, kemudian sekarang mereka sudah kita lengkapi dengan alat seadanya untuk bisa meroasting dan meracik kopi dalam 25 jenis,” ujarnya.
Terakhir, Pendeta Albert mengajak untuk mencicipi kopi racikan anak didiknya. “Kalau Anda mau ke Papua, silakan hubungi kami di Lumbung Kopi Papua, kami punya 100 barista kopi milenial Papua,” tutupnya.(*)

