Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara diharapkan bisa menyuntik dana untuk industri dirgantara nasional.
Salah satunya untuk PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang merupakan produsen pesawat terbang di dalam negeri.
Faisol bilang penyertaan modal negara (PMN) untuk PTDI saat ini belum banyak. Hal itu berdasarkan pembicaraannya dengan Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan.
“Saya bisik-bisik dengan Pak Dirut, “PMN-nya berapa Pak ?”. Katanya belum banyak. Insyaallah adanya Danantara yang memiliki aset serta harapannya punya likuiditas besar bisa membantu industri kedirgantaraan kita, khususnya PTDI,” ujar Faisol.
Aturan Baru Skema Pendanaan Rumah Subsidi Belum Rampung, Penjualan 20.000 Unit Terhambat Artikel Kompas.id Menurutnya, PMN penting supaya industri dirgantara nasional tidak terlalu bergantung dengan investasi luar negeri.
Sementara itu, Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengungkapkan, pada 2023 lalu besaran PMN untuk perusahaannya sebesar lebih dari setengah triliun rupiah. Lalu untuk 2024 PMN diberikan dalam bentuk non tunai.
“Yang 2025 sedang kita siapkan mudah-mudahan bisa Rp 1 triliun. Tapi kita lihat dulu. Itu juga untuk kemampuan produksinya,” kata Gita.

