BP Taskin Paparkan Strategi Terpadu Percepat Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

by Isabella Citra Maheswari

Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menggelar Media Gathering di Gedung BP Taskin, Jakarta, Senin (24/11), sebagai langkah memperkuat sinergi dan menyampaikan strategi terbaru lembaga dalam mengakselerasi penurunan angka kemiskinan di Indonesia. Acara ini menjadi momentum penting untuk menjelaskan apa saja fokus BP Taskin sejak dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2024 melalui Peraturan Presiden Nomor 163 Tahun 2024.

Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menjelaskan bahwa persoalan kemiskinan tidak dapat dipandang hanya dari sisi finansial. Menurut Budiman, kemiskinan merupakan kondisi yang mencakup kekurangan uang, kekurangan aset, serta keterbatasan akses ekonomi.

“Selama ini pengentasan kemiskinan sering dipersempit menjadi bantuan uang saja. Faktanya, banyak keluarga miskin juga tidak punya aset dan akses yang memadai,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dengan pendekatan tiga dimensi tersebut, BP Taskin hadir sebagai lembaga koordinatif. Lembaga ini bekerja sama dengan kementerian, lembaga pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah untuk memastikan setiap program penanggulangan kemiskinan berjalan sinkron, terukur, dan tepat sasaran. Koordinasi di lapangan dilakukan melalui monitoring dan evaluasi program secara berkala.

Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat intervensi di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Bersama Kementerian Koperasi dan UKM, BP Taskin menargetkan pembangunan 80.000 koperasi baru serta memberikan pendampingan khusus bagi daerah-daerah yang memerlukan percepatan peningkatan ekonomi masyarakat.

Selain itu, BP Taskin telah menjalankan sejumlah program pro-rakyat. Beberapa di antaranya adalah pembagian becak listrik gratis di Jepara, Demak, Kudus, Indramayu, Tangerang, Tegal, dan Kendal. Lembaga ini juga menginisiasi pembangunan fasilitas jamban di kawasan kumuh di DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, menegaskan pentingnya peran BP Taskin dalam konsolidasi seluruh program pengentasan kemiskinan dari berbagai kementerian dan lembaga.

“Semua program akan dikonsolidasikan agar lebih terintegrasi dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Melalui kolaborasi multipihak dan strategi yang lebih terarah, BP Taskin menargetkan percepatan penurunan angka kemiskinan menuju visi Indonesia 0% kemiskinan dalam jangka panjang.

Artikel Terkait

Leave a Comment