Jayapura – Melihat adanya Nota Diplomatik sebagai bentuk protes yang dilakukan Pemerintah Indonesia kepada PM Fiji, Benny Wenda mempertanyakan kenapa Indonesia melakukan protes jika negara Fiji mendukung ULMWP namun Indonesia juga memberikan dukungannya kepada Palestina untuk Merdeka.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum (MYDIF) Steve Mara manjawab bahwa dukungan yang dilakukan oleh Indonesia kepada Palestina berbeda dengan dukungan yang diminta Benny Wenda dari Fiji.
Dukungan Indonesia kepada Palestina adalah dukungan yang didasarkan kepada norma dan hukum internasional, bukan untuk tujuan politis.
Selanjutnya, Benny Wenda perlu ketahui bahwa status dan wilayah negara Palestina telah diakui oleh PBB melalui berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB (General Assembly).
Hal lain yang perlu dipahami adalah Papua sudah melakukan self-determination yang diawasi langsung oleh PBB, sedangkan Palestina belum pernah melakukan self-determination.
“Jadi perbedaannya sangat mendasar dan bentuk dukungannya juga berbeda,” kata Steve Mara dalam keterangan tertulisnya, Senin (06/03/2023).
Steve Mara menjelaskan, Pemerintah Fiji melalui Manoa Kamikamica mewakili PM Fiji Sitiveni Rabuka dalam press conference Fiji Government menjelaskan, PM Fiji menghormati setiap pertemuan yang dilakukan di Fiji pekan lalu, dan mengenai isu West Papua, Fiji mengakui respek terhadap kedaulatan Indonesia sebagai satu di antara negara tetangga Fiji.
“Saya juga menegaskan bahwa perjuangan kita saat ini adalah membangun Papua dengan program kerja yang nyata, dan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah di Papua untuk memberdayakan anak muda dalam pengembangan skill, membangun kerjasama dalam bidang ekonomi dengan negara-negara wilayah pasifik, hasil-hasil sumber daya kita harus ditingkatkan kemudian kita cari pasar diwilayah pasifik.”
“Hal ini lebih baik ketimbang kita membicarakan isu politis yang tidak ada ujungnya. Papua sudah harus berlari untuk maju, kita tidak bisa terus dinina-bobokan dengan segala janji dan mimpi yang dimiliki oleh beberapa orang,” tegas Steve.

