“Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum (MYDIF) Steve Mara menyampaikan terima kasih kepada Direktur general Melanesian Spearhead Group (MSG) Mr. Leonard Louma dan Penasehat…
Laura Felicia Azzahra
-
-
Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan angkat bicara terkait maraknya kolonialisasi arabisasi di Indonesia yang menurutnya sudah sangat meresahkan dan…
-
Tokoh agama menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran paham atau ideologi berbahaya, yakni radikalisme di tengah masyarakat, sehingga tidak sampai terjadi perpecahan yang akan merusak nilai persatuan…
-
Pemerintah sudah menggiatkan gerakan selamatkan pangan pada 16 provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta,…
-
World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5% pada 2024. Proyeksi itu direvisi naik dari perhitungan Januari 2024 yang sebesar 4,9%. Sementara proyeksi pada 2025 dan 2026 berada…
-
Sepanjang 2020–2023, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyelesaikan sebanyak 25 proyek strategis nasional (PSN) sektor transportasi dari 35 proyek yang ditugaskan oleh Presiden RI…
-
Kamar Enterpreneur Indonesia (Keind) berkomitmen memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyusul perannya sebagai salah satu tonggak perekonomian dalam negeri. Ketua…
-
Berita
Benny Wenda Calls for Global Attention to Genocide, Steve Mara: Benny Wenda, Please Come Home and Witness Papua’s Current Development
In a press statement reported by globalindo.net, Benny Wenda, who identifies himself as the President of ULMWP, urgesinternational media to focus on Papua, citing an ongoinggenocide there. According to him, the Papuan people have beensuffering for years due to genocide perpetrated by theIndonesian government. Benny even likened Papua to NorthKorea in the Pacific region, claiming all journalistic access has been closed off by the Indonesian government. This prompted a direct response from Steve Mara, chairman ofthe Melanesian Youth Forum in Jayapura, Papua. Steve statedthat Benny Wenda is spreading false information to the world, alleging genocide and likening Papua to North Korea withclosed journalistic access. In reality, Steve Mara pointed out that Papua is currentlyundergoing substantial development under the Indonesian government. The central government has allocated significantfunds through Special Autonomy, which has been extended until 2042. Papua has been divided into six provinces aligned withtraditional tribal boundaries to better serve the localcommunities. The establishment of these new provinces aims to bringgovernance closer to the people for direct accommodation oftheir needs. Each village in Papua receives billions of rupiah annually through special allocation funds. Infrastructure development is progressing well, including theconstruction of the trans-Papua highway to connect isolatedregions with major cities, building airports for easier air transport, and developing ports for maritime transport. Additionally, the government is constructing schools, hospitals, impressive government buildings, international-class sportsfacilities, and the Papua Mama Market across much of Papua tostimulate the local economy. The central government has also established special agencies tooversee and accelerate Papua’s development, granting specialrights and political representation directly to Papuans withoutgoing through general elections. The Papuan People’s Assemblyhas been formed to protect Papuans’ rights to life.…
-
Papua
Benny Wenda Menyerukan Perhatian Global Terhadap Genosida, Steve Mara: Benny Wenda Silahkan Pulang dan lihat Pembangunan Papua Saat ini
Dalam pernyataa pers yang dilansir dari globalindo.net Benny Wenda yang mengaku dirinya sebagai Presiden ULMWP menyerukan kepada media internasional bahwa Papua sedang membutuhakan…
-
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Nunu Andriani meminta agar masyarakat menjadi pribadi yang bijak dalam menyikapi hoaks dan provokasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah…
