Tinjau Bencana di Aceh, Presiden Prabowo Minta Warga Bersabar dan Janjikan Hunian Korban

by Isabella Citra Maheswari

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra pada Jumat (12/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal sekaligus menyerap aspirasi masyarakat yang masih berada di pengungsian.

Saat menyambangi posko pengungsian di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Presiden Prabowo meminta masyarakat tetap tegar dan bersabar di tengah kondisi sulit.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, tengah bekerja keras untuk mempercepat penanganan bencana serta pemulihan kehidupan warga terdampak.

Menurut Presiden, musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra merupakan bencana besar yang tidak dapat diselesaikan secara instan. Namun demikian, pemerintah memastikan tidak akan tinggal diam dan terus mengupayakan bantuan terbaik bagi masyarakat.

“Pemerintah pasti hadir membantu. Ini musibah besar dan kami manusia biasa, tidak punya tongkat Nabi Musa yang bisa menyelesaikan masalah seketika. Tapi kami pastikan segala upaya dipercepat,” kata Prabowo saat berdialog dengan para pengungsi di Takengon.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan rencana pemerintah terkait penyediaan tempat tinggal bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana. Ia memastikan pembangunan hunian sementara telah dipersiapkan, sementara hunian tetap sudah masuk dalam tahap perencanaan dan penganggaran.

“Nanti ada hunian sementara. Untuk rumah tetap, anggarannya sudah kita siapkan, hanya saja perlu waktu untuk diwujudkan. Mohon kesabaran,” ujar Prabowo.

Selain menyoroti kebutuhan tempat tinggal, Presiden menegaskan bahwa masyarakat tidak dibiarkan menghadapi bencana sendirian. Pemerintah, kata dia, akan terus bekerja maksimal untuk membantu warga melewati masa sulit ini.

“Kita sudah bekerja dengan sebaik-baiknya. Saya minta ketabahan dan kesabaran semua. Pasti kita akan bantu. Tenang saja,” tambahnya.

Sebelum mengunjungi Aceh Tengah, Presiden Prabowo lebih dahulu meninjau kondisi banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Di wilayah tersebut, ia menyoroti persoalan kerusakan lingkungan yang dinilai memperparah dampak bencana, terutama akibat penebangan hutan yang tidak terkendali.

“Saya minta pemerintah daerah lebih waspada dan lebih ketat mengawasi kondisi alam. Jaga hutan dan cegah penebangan liar,” tegas Presiden.

Artikel Terkait

Leave a Comment